Jumat, 10 Februari 2012
10 pengaruh buruk facebook bagi remaja
Dampak negatif facebook pada remaja, pelajar
dan anak anak. Dampak negatif facebook
semakin hari semakin terasa, meski pun para
facebookers banyak yang tidak menyadari akan
pengaruh negati facebook ini. Mungkin karena
sudah kecanduan dengan yang namanya
facebook. Tapi justru inilah yang berbahaya,
yang tidak disadari. Oke buat kamu para remaja
dan pelajar serta anak anak, kamu harus tahu
apa saja dampak negatif dari facebook ini.
Karena pengguna facebook di dominasi oleh
para remaja usia 14-24 tahun sebanyak 61,1%.
1. Tidak peduli dengan sekitarnya
Orang yang sudah kecanduan facebook terlalu
asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang
diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan
orang lain dan lingkungan di sekitarnya.
Seseorang yang telah kecanduan facebook
sering mengalami hal ini. Tidak peduli dengan
lingkungan sekitar, dunianya berubah menjadi
dunia facebook. Ada yang bilang autis Haha,
lebay
2. Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan
Ini dampak dari terlalu sering dan terlalu lama
bermain facebook. Ini cukup mengkhawatirkan
bagi perkembangan kehidupan sosial si anak.
Mereka yang seharusnya belajar sosialisai
dengan lingkungan justru lebih banyak
menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya
bersama teman teman facebooknya yang rata
rata membahas sesuatu yang nggak penting.
Akibatnya kemampuan verbal si anak menurun.
Tentu yang dimaksud autis di sini bukan dalam
arti yang sebenarnya.
3. Menghamburkan uang
Akses internet untuk membuka facebook jelas
berpengaruh terhadap kondisi keuangan
(terlebih kalau akses dari warnet). Dan biaya
internet di Indonesia yang cenderung masih
mahal bila dibanding negara negara lain
(mereka sudah banyak yg garatis). Ini sudah
bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena
tidak produktif. Lain soal jika mereka
menggunakannya untuk kepentingan bisnis.
4. Mengganggu kesehatan
Terlalu banyak nongkrong di depan monitor
tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah
olah raga sangat beresiko bagi kesehatan.
Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan
tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan),
penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit
mata adalah gangguan kesehatan yang paling
mungkin terjadi.
5. Berkurangnya waktu belajar
Ini sudah jelas, terlalu lama bermain facebook
akan mengurangi jatah waktu belajar si anak
sebagai pelajar. Bahkan ada beberapa yang
masih asyik bermain facebook saat di sekolah.
Ayo ngaku..! “sorry yaw, aQ off dulu, Coz, ada
guru nieh..!” Pernah menemukan yang seperti
itu..?
6. Kurangnya perhatian untuk keluarga
Keluarga di rumah adalah nomor satu. Slogan
tersebut tidak lagi berlaku bagi para
facebookers. Buat mereka temen temen di
facebook adalah nomor satu. Tidak jarang
perhatian mereka terhadap keluarga menjadi
berkurang.
7. Tersebarnya data pribadi
Beberapa facebookers memberikan data data
mengenai dirinya dengan sangat detail.
Biasanya ini untuk orang yang baru kenal
internet hanya sebatas facebook saja. Mereka
tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi
di internet. Ingat data data di internet mudah
sekali bocor, apalagi facebook yang gampang
sekali di hack!
8. Mudah menemukan sesuatu berbau
pornografi dan sex
Mudah sekali bagi para facebookers menemukan
sesuatu yang berbau porno dan esex esex.
Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari
di internet dan juga paling mudah ditemukan.
nah, inilah fakta tidak dewasanya pengguna
intenet Indonesia. Hanya mengguankan internet
untuk mencari konten “berlendir”. Di facebook
akan sangat mudah menemukan grup sex, grup
tante kesepian, grup cewek bispak dsb.
9. Rawan terjadinya perselisihan
Tidak adanya kontrol dari pengelola facebook
terhadap para anggotnay dan ketidak dewasaan
pengguna facebook itu sendiri membuat
pergesekan antar facebookers sering sekali
terjadi.Contoh paling fenomenal adalah
kasusnya “Evan Brimob” beberapa waktu lalu.
Kalao kamu nggak tahu Evan Brimob, beeuuh,
ketinggalan berita nih..! Evan Brimob adalah
seorang anggota kepolisian yang baru kenal
facebook. Silakan dicari aja di google mengenai
Evan Brimob dengan statementnya yang
kontroversi: “Polisi nggak butuh masyarakat”.
10. Awas penipuan..!
Seperti media media lainnya, facebook juga
rawan terhadap penipuan. Apalagi bagi anak
anak yang kurang mengerti tentang seluk beluk
dunia internet. Bagi si penipu sendiri, kondisi
dunia maya yang serba anonim jelas sangat
menguntungkan.
source: http://www.kaskus.us/showthread.php?
t=5009759

0 komentar:
Posting Komentar